This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Saturday, August 22, 2015

MENAWAN SIAP MENYAMBUT DATANGNYA ERA BARU KEJAYAAN ISLAM



Zaman Kejayaan Islam (sekitar 750 M - 1258 M) adalah masa ketika para Filusuf, Ilmuan dan Insyinyur di dunia Islam menghasilkan banyak kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, sain dan teknologi di dunia.
Masa pemerintahan Bani Abbasiyah merupakan masa kejayaan Islam dalam berbagai bidang. Pada masa itu Bagdad dan Andalusia menjadi pusat peradaban dan ilmu pengetahuan. Bangsa-bangsa non Arab yang telah masuk dalam wilayah Islam memakai Bahasa Arab dan adat istiadat dalam kehidupan sehari-hari.

Cara Mengunci Folder Windows 7 Tanpa Software




1.      Pada Windows Explore, terserah mau di C apa di D, buat folder baru, beri nama folder itu terserah kalian, misalkan aja folder Rahasia





Friday, August 21, 2015

SEJARAH BERDIRINYA PONDOK TAHFIDZ YANBU’UL QUR’AN MENAWAN MTS-MA


Mewujudkan Cita-Cita Kyai dengan Menyinergiskan Tahfidz Qur’an dan Pelajaran



Penyinergisan antara tahfidz qur’an dan mata pelajaran sangat sulit ditemukan di Indonesia ini atau bahkan dalam skala dunia, tapi ust. Manshur dapat membuktikannya di awal mula berdirinya Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan MTs-MA (PTYQM MTs-MA). Bagaimana kisahnya? Berikut wawancara Abyan Dzaka’ dan Dzikri Hanif dengan Drs. H. Manshur, M. S.   I.
 


Sunday, July 19, 2015

MALAM TERAKHIR SEBELUM MUWADDA’AH


Sabtu, 27 Juli 2013 M / 19 Ramadlan 1434 H

            Sebelum pembagian surat-surat dan blangko deresan Al-Qur’an, seluruh santri Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an Menawan mengadakan mushofahah atau istilahnya berjabat tangan saling meminta maaf yang sangat mengharukan. Rasanya seperti akan berpisah lama, walau kenyataannya hanya 20 hari. Aku pun tak sungkan-sungkan mengucapkan “forgive me!” (maafkan saya) berulang kali. Tapi kayaknya no one respons it. (tak ada yang merespon). Lagian suaraku juga tidak terlalu keras. Maklumlah, selamat jalan kawan!

PENGUMUMAN HASIL SELEKSI JAMCAB KUDUS 2013 YANG MENYEDIHKAN



Sabtu, 27 Juli 2013 M / 19 Ramadlan 1434 M (malam hari)

            Acara pembekalan juga diteruskan malam ini. Bedanya, ini hanya penjelasan secara rinci tentang surat-surat yang akan dibagikan kepada kami. Dilanjut pengumuman daftar tetap kontingen Jambore Cabang (Jamcab) Kudus 2013. Yang mengumumkan langsung dari kak Ari selaku koordinator pramuka di pangkalan MTs-MA Tahfidz Yanbu’ul Qur’an. Berikut daftar anggota kontingen Jamcab Kudus 2013 yang akan diselenggarakan di buper Ronggo Kusumo, desa Klaling, kecamatan Jekulo :

ACARA PEMBEKALAN SEBELUM PULANG KE RUMAH 20 HARI



Sabtu, 27 Juli 2013 M / 18 Ramadlan 1434 H

            Hari ini full dengan acara pembekalan atau biasanya kita menyebut “tazwid” dalam bahasa Arab. Mulai pagi hingga malam. Beruntungnya, aku dapat jatah tempat duduk di samping Luckyta Fasyni. Lumayan buat nimba ilmu dengannya. Selain itu, dia juga mengembalikan barang-barang yang dipinjam dariku, antara lain : Alfa Link (mobile dictionary) dan Novel Rantau 1 Muara serta juga diselipkan selembar Rp. 50.000,- di dalam novel itu. Uang itu adalah uang yang aku pinjamkan ke Luckyta saat dia sedang “KANKER” di waktu dandangan kemarin.

NO PROGRESS IN MY BROTHER’S CAMERA REPAIRING



Kamis, 25 Juli 2013 M / 16 Ramadlan 1434 H

            Tadi malam, aku dapat berita buruk. Kamera yang aku titipkan ke ust. Ari tidak dapat diperbaiki. Tubuhku langsung lemas. Hatiku sedih sekali mendengar pernyataan itu. Jantungku berdegup kencang tak karuan. Aku tak tahu bagaimana mengawali pembicaraan dengan orang tuaku nanti. Aku tahu, pasti mereka sedih sekali melihat kamera adikku yang sudah tidak berfungsi lensanya.Ya hanya lensanya saja, screen-nya tidak. Lensanya tidak dapat keluar ketika dihidupkan kameranya. Tapi untuk melihat hasil jepretan masih bisa, karena layarnya masih berfungsi. Kecelakaan ini berawal dari kamera ini yang terbanting oleh Nahdi saat pelajaran kursus bahasa Inggris di Pare kemarin. Dia juga tidak mau bertanggung jawab atas kerusakan ini.